Penting Lakukan Kerjasama Antar Peneliti untuk Penelitian Virus Flu Burung

0 comments, 20/12/2012, by , in Rilis Sehat

Dirjen PP dan PL Kemenkes RI pada kegiatan the 65th RCM of SEARODirektur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE menemui Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Bapak Dr. Dino Patti Jalal (18/12/12) disela kesibukannya mengikuti acara An International Consultative Workshop , Gain-of-Function Research on Highly Pathogenic Avian Influenza H5N1 Viruses yang diselenggarakan di Natcher Conference Center, National Institute of Health, di Bethesda Maryland USA.

Dalam kesempatan tersebut dibicarakan beberapa hal di antaranya jadwal kunjungan kerja Dirjen PP dan PL Kemenkes di AS; hubungan di bidang kesehatan antara Indonesia dan AS, khususnya tentang penelitian kesehatan; serta beberapa aspek penyakit Flu Burung di Indonesia.

Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama menyampaikan juga bahwa kalau negara maju melakukan penelitian tentang flu burung dengan virus dari negara Asia, maka penting dilakukan kerjasama antara peneliti, karena 3 alasan, yaitu memperluas cakrawala dan kemampuan penelitian; agar penelitian yang ada bukan semata-mata untuk ilmiah saja, tapi dapat digunakan untuk kesehatan masyarakat di daerah yang ada virusnya; serta agar masyarakat di negara asal virus juga mendapat informasi yang jelas tentang penelitian apa yang dilakukan.

Pada acara An International Consultative Workshop, Gain-of-Function Research on Highly Pathogenic Avian Influenza H5N1 Viruses tersebut Prof. Tjandra  menjadi pembicara Panel 4.
Dalam panel ke 4 ini ke 9 panelis dari berbagai negara membahas 4 kasus contoh proposal penelitian untuk kemungkinan mendapat pendanaan. Pada kasus ke 3 yaitu kasus D, Prof. Tjandra menyampaikan bahwa kasus D jelas merupakan penelitian “Gain of Function” karena akan mencoba menemukan/meningkatkan penularan H5N1 antar binatang percobaan dan proposal tersebut perlu diteruskan ke badan untuk menilai risiko dan berbagai aspek lainnya.

Salah satu kesepakatan dalam panel adalah menegaskan pentingnya aspek transmisibilitas dibanding aspek patogenisitas dalam suatu penelitian gain of function.

Selain itu acara An International Consultative Workshop, Gain-of-Function Research on Highly Pathogenic Avian Influenza H5N1 Viruses juga diisi dengan pembahasan “biosafety” dan “biosecurity“, untuk keamanan penelitian. Dibicarakan juga aspek komunikasi ke masyarakat, dan acara ditutup dengan ucapan terimakasih dari pihak National Institute of Health Amerika Serikat ke para peserta yang hadir.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: (021) 52907416-9, faksimili: (021) 52921669, Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC): <kode lokal> 500-567 dan 081281562620 (sms), atau e-mail kontak@depkes.go.id

About puskom

Leave a Reply