Stop TB Sekarang Juga! Stop TB in My Life Time

Stop TB Sekarang Juga! Stop TB in My Life Time
0 comments, 01/04/2013, by , in Rilis Sehat

TB SymposiumHari ini (30/3), lebih kurang 1000 orang mengikuti Seminar Nasional Hari TB Sedunia 2013 yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari TB Sedunia (HTBS) 2013 bertema Stop TB in My Lifetime atau diterjemahkan menjadi “Stop TB Sekarang Juga!”. Kegiatan ini merupakan kerjasama Kemenkes RI bersama RS Persahabatan. Acara dihadiri oleh peserta dari berbagai organisasi profesi, mitra TB yang selama ini aktif berpartisipasi dalam pengendalian TB, seperti: Dewan Masjid Indonesia, TNI, Aisyiyah, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa, WHO, pekerja kesehatan, dan para relawan dari segala lapisan masyarakat. Dalam kegiatan ini dibahas perkembangan terbaru situasi TB menuju Strategi Pasca 2015, termasuk tantangan ke depan terkait penyerta Tuberkulosis diantaranya: TB dan Diabetes Melitus, TB dan Rokok, TB dan Nutrisi dan lain-lain.

Topik pembahasan dalam simposium ini mengenai tantangan ke depan terkait pengendalian TB, antara lain:Dampak Sosial dan Ekonomi TB di Indonesia

Dampak TB terhadap perekonomian sangat besar, karena menurut survey penderita TB umumnya adalah usia produktif/masih aktif bekerja (15-50 tahun). TB dapat menyebabkan kematian dan apabila tidak diobati, 50% dari pasien TB akan meninggal setelah 5 tahun.

Management TB among metabolic and organ dysfunction

Sehubungan seringnya ditemukan kasus TB dengan komorbid yang sering memperberat dan menjadi penyulit masing-masing penyakit dan perlu tatalaksana yang tepat, maka diperlukan deteksi dini penyakit komorbid pada pasien TB dan kasus TB pada penyakit komorbid sehingga dapat ditatalaksana dengan tepat dan lebih awal yang akan memberikan hasil pengobatan lebih baik, efek samping obat lebih rendah serta kepatuhan lebih baik. Diharapkan para klinisi dapat menatalaksana TB dan komorbid dengan tepat. Penyakit komorbid yang sering ditemukan: DM, hepatitis, gengguan ginjal dan koinfeksi TB HIV.

Rationale of TB drug and side effects
Salah satu pencegahan untuk terjadinya TB MDR adalah pemakaian OAT secara rasional. Diagnosis tepat, perhitungan dosis yang tepat sesuai berat badan, cara minum OAT yang sesuai ketentuan dan kombinasi OAT sesuai diagnosis merupakan pencegahan TB MDRSmoking is one of risk factor for TB

Merokok merupakan salah satu risiko untuk terjadinya TB. Asap rokok dapat merusak mekanisme pertahanan paru. Silia dalam rongga pernapasan yang berfungsi sebagai mekanisme pertahanan paru. Asap rokok juga meningkatkan airway resistance sehingga dapat membuat aliran udara terganggu
Smoking cessation as integrated management in patient TB as smoker
Merokok dapat menyebabkan penyakit seperti halnya penyakit pernapasan. Untuk berhenti merokok diperlukan tekad dan usaha yang kuat. Berhenti merokok dengan cara: bantu dengan berolahraga, berhenti secara bertahap, berkonsultasi dengan dokter dan dukungan dari lingkunganDrug resistant-TB situation in Indonesia, where are we now?

Indonesia merupakan salah satu dari 27 negara dengan kasus TB MDR(Multi Drug resistant) atau TB kebal obat tertinggi di dunia dengan perkiraan kasus 6620 kasus TB MDR/tahun. Sejak tahun 2009- Maret 2012 telah tersedia RS Rujukan penatalaksanaan pengobatan TB MDR di 8 propinsi dan 235 fasilitas pelayanan kesehatan untuk pengobatan pasien TB MDR. Ada tahun 2014, diharapkan universal access bagi seluruh penduduk Indonesia dengan minimal 1 RS rujukan PMDT di tiap propinsi. Untuk mendukung diagnosis TB MDR saat ini di Indonesia tersedia 5 laboratorium rujukan yang telah tersertifikasi secara internasional. Pada Februari 2013, Menteri Kesehatan telah menandatangani Permenkes sebagai dasar hukum bagi petugas kesehatan guna menjalankan program PMDT.

Scaling up detection of MDR TB in Indonesia

Beberapa inovasi yang diusulkan oleh praktisi dalam rangka untuk memperluas cakupan deteksi TB MDR antara lain melibatkan pasien yang sembuh dengan cara memberikan pelatihan agar mereka mempunyai kemampuan untuk melakukan deteksi dini suspek TB MDR dan dapat melakukan edukasi kepada suspek TB MDR agar segera memeriksakan dirinya lebih lanjut. Sebaiknya dilakukan screening terhadap semua kontak pasien TB MDR, tanpa memandang apakah kontak tersebut mempunyai gejala TB atau tidak.

The role of vitamin, macro and micronutrient against malnutrition in TB
Infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan dapat membuat reaksi inflamasi dan rusaknya sel epitel saluran napas. Hal ini yang membuat pasien batuk produktif. Batuk disertai dahak kadangkala memiliki konsistensi kental dan sulit dikeluarkan. Hal ini dapat menyulitkan pasien untuk bernapas. Mukolitik diperlukan untuk mengatasi hal ini. Pada pasien TB juga kadangkala terjadi hal ini terutama apabila ingin dilakukan pemeriksaan sputum BTA.Empowering community guidance in TB program

Peran community TB Care Aisyiyah dalam mendirikan kelompok masyarakat peduli TB (KMP TB) sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian TB di masyarakat.Active case finding for TB detection

Yang dimaksud active case funding adalah LKC memberdayakan kader dan masyarakat untuk melakukan edukasi dan kemudian kader tersebut akan melakukan deteksi dini terhadap suspek TB apabila menemukan suspek dapat diantar ke LKC atau jejaring lainnya.TB in Prison

Lembaga Pemasyarakatan merupakan area khusus yang harus diperhatikan, khususnya karena di Lapas hampir semuanya melebihi kapasitas. Hal ini yang menyebabkan penularan TB sangat tinggi karena apabila salah satu penghuni mengidap penyakit TB dan tidak disembuhkan, maka akan menulari penghuni lainnya. Paparan ini mengemukakan tentang strategi pengendalian TB di Lapas, bagaimana kita memberdayakan tahanan pendamping untuk dapat melakukan deteksi dini suspek TB di lembaga pemasyarakatan.

The role of mucolytic agent in infectious disease
Infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan dapat membuat reaksi inflamasi dan rusaknya sel epitel saluran napas. Hal ini yang membuat pasien batuk produktif. Batuk disertai dahak kadangkala memiliki konsistensi kental dan sulit dikeluarkan. Hal ini dapat menyulitkan pasien untuk bernapas. Mukolitik diperlukan untuk mengatasi hal ini. Pada pasien TB juga kadangkala terjadi hal ini terutama apabila ingin dilakukan pemeriksaan sputum BTA.Difficulty of TB diagnosis and management in children

Tuberkulosis pada anak seringkali overdiagnosed sehingga menyebabkan overtreatment. Hal utama yang harus diperhatikan yaitu kontak anak dengan orang terdekat dengan BTA positif.Various operational research approaches in TB

Peningkatan kinerja program TB baik di system kesehatan secara global atau di klinik sangat diperlukan. Penelitian operasional bertujuan untuk mengevaluasi, melakukan uji coba dan memberikan rekomendasi mengenai perbaikan atau strategi baru yang bisa diterapkan. Pendekatan sistem atau managerial program bisa merupakan salah satu cara penelitian operasional dalam bidang kesehatan masyarakat. Di lain pihak pendekatan epidemiologi klinis bisa pula bermanfaat dalam memperbaiki kinerja pengelolaan TB di Rumah sakit dan klinik. Paparan ini akan membahas berbagai pendekatan riset operasional yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kinerja Program pengendalian TB secara komprehensif.

Funding opportunity for TB Operational Research
Penelitian operasional sangat diperlukan untuk memperkuat kinerja program pengendalian TB. Salah satu tantangan utama untuk dapat menjalankan penelitian-penelitian operasional yang berkualitas adalah bagaimana mendapatkan dukungan pendanaan yang memadai. Paparan ini akan membahas tren pendanaan penelitian operasional TB dan strategi-strategi untuk mendapatkan pendanaan bagi penelitian operasional TB.Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline <kode lokal> 500-567; SMS 081281562620, faksimili: (021) 52921669, website www.depkes.go.id dan alamat e-mail kontak@depkes.go.id.

About puskom

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>